Saturday, May 5, 2012

Habis "ngobrol”, jangan malas keringatan


Berdoalah. Maka kamu akan bisa melihat petunjukNya. Karena semua itu sebenarnya sudah ada di sekitar kita. Petunjuk buruk dan petunjuk baik. Tinggal jodoh mana yang akan datang kepadamu.

Doa adalah cara kita “ngobrol” denganNya. Seperti ketika mencurahkan perasaan kepada seorang sahabat, atau guru, atau seorang majikan yang baik. Sehingga ia tahu petunjuk mana yang harus ia siapkan untukmu. Bila kau diam saja, bukan berarti Dia tidak tahu, tapi Dia akan berpikir kalau kamu bisa menyelesaikan masalahmu sendiri.

Dia punya seluruh manusia di bumi ini dan entah makhluk apalagi di seluruh alam semesta, yang harus ia pikirkan. Kalau kamu sendiri saja tidak perduli dengan dirimu, buat apa Dia perduli. Jadi berdoalah.

Hanya saja, jangan kamu selalu berdoa untuk dirimu sendiri. Tak ada orang yang suka mendengarkan seseorang yang terus menerus bicara tentang dirinya sendiri. Begitu juga Dia. Berikan ruang, bukan sepetak, tapi seluas lapangan sepak bola untuk mendoakan orang lain. Barulah ambil sepetak di tepi lapangan untuk dirimu sendiri.

Berdoalah dan sertai dengan berusaha. Kalau hanya mengatupkan tangan dan memohon, lalu duduk nonton TV atau nongkrong-nongkong manis, sambil berharap keajaiban datang sendiri seperti seekor anak kucing nyasar, sama saja dengan mimpi siang bolong, omong kosong, gigi ompong, otak melompong. Lebih baik main odong-odong.

Berdoa dan berusaha tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Mereka seperti sepasang kaki. Limpung bilang salah satunya tidak digunakan.

Berdoalah, karena hal itu akan membuatmu lebih peka akan petunjukNya. Lalu singsingkan lengan bajumu, angkat pantatmu, berjuanglah untuk mimpimu dan mimpi orang banyak.

Selamat “ngobrol” dan jangan malas keringatan.

No comments: