Sunday, January 2, 2011

Untuk Kalian

Ketika aku mengutarakan jujur bukan berarti aku tidak menyayangi kalian. Kalian akan selamanya tinggal di satu sudut istimewa di hatiku, apapun yang terjadi. Jujur memang bagai obat yang pahit sedangkan bohong manis bagai lollipop, namun ketika kalian sakit, sahabat akan memberikan yang terburuk bila itu adalah yang terbaik. Sayangnya hal itu tidak mudah dicerna. Masih ingat betapa kita kesal dengan orang tua yang memaksa menelan berbagai obat-obatan dengan rasa yang menyiksa indra pengecap padahal mereka hanya ingin kita cepat sembuh. Orang tua terbaik adalah mereka yang bisa berteman dengan anak-anaknya, begitu juga sahabat yang baik juga harus bisa menjadi orang tua yang keras, tegas, sekaligus jujur.

Kalian marah, saya mengerti. Jujur memang tidak pernah mudah dikunyah, ia lebih mudah langsung di telan. Tapi bagaimana kita bisa belajar bila tidak pernah merasakan pahitnya gagal dan salah. Tusuklah aku, tuangkan kejujuran pahit, bila suatu hari nanti melakukan hal yang salah. Lakukan apa yang aku lakukan pada kalian. Aku akan sangat berterimakasih.

No comments: